Glitter Words

Senin, 20 Juni 2011

Stres Termasuk Penyakit Kelinci

Kata stres sering di sebut banyak peternak kelinci. Sayangnya , stres hanyalah di anggap efek dari keadaan yang tidak penting dan sering di anggap sepele.
Dalam berbagai penelitian di Amerika Serikat , Inggris dan perancis masalah stres cukup diperhatikan karena sering memicu timbulnya penyakit lain. Kelinci yang stres otomatis akan melepas Catecholamine(katekolamina).
Pelepasan seperti ini bisa menimbulkan masalah seperti gagal jantung dan kematian. Selain itu , stres akibat sesaknya tempat tinggal juga akan berdampak terhadap terganggunya cardiomypathy.
Berikut adalah daftar yang dapat menybabkan stres pada kelinci :
  1. Keadaan sakit tanpa pengobatan
  2. Lingkungan yang tidak farmiliar,seperti berisik
  3. Penanganan keseharian kasar dan tidak ada kasih sayang
  4. Kandang terlalu sempit, atau kandang koloni sesak.
  5. Perawatan buruk dalam hal pasokan makanan dan minuman
  6. Suhu di bawah derajat 15 derajat celcius dan di atas 26 derajat celcius.
  7. Perjalanan jauh tanpa perhatian.

Pakan Kelinci Ampas Tahu

Kandungan protein yang mencapai lebih dari 21% sangat cocok buat kelinci, tetapi karena kandungan air yang banyak maka ampas tahu harus di keringkan terlebih dahulu.
Ampas tahu memiliki kandungan gizi berupa 23,55% protein , 5,54% lemak , 26,92% karbohidrat , 17,03% abu , 16,53% serat kasar , 10,43% air.
Selain kandungan di atas, kandungan asam amino lisin dan methionin serta vitamin B kompleks yang cukup tinggi juga terdapat di dalamnya.
Beragam penelitian juga menunjukkan kandungan ampas tahu yang berbeda, tetapi semua itu tidak terlalu berpengaruh, semua bergantung dari di buat nya tahu tersebut.

Minggu, 12 Juni 2011

Masa Puber pada Kelinci

Kelinci merupakan hewan yang memiliki kemampuan besar dalam hal berkembang biak. Kemampuan setiap betina dalam melahirkan rata - rata 6 - 8 ekor, terkadang hanya dua, namun bisa mencapai 10 - 12 ekor.
Masa pubernya dimulai dari umur 3 bulan ke atas. Namun kelinci betina baru bisa menghasilkan sel telur yang baik untuk peranakan pada usia 5,5 bulan ke atas. Sedangkan pejantan biasanya sudah mampu membuahi pada usia 4,5 bulan.
Anak kelinci yang lebih kecil masa pubernya akan lebih cepat dari pada anak kelinci yang besar.